Tugas Sosioligi

 

Pengertian Harmoni Sosial

Harmoni sosial bisa diartikan sebagai harapan yang disepakati dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, semua kebutuhan dari setiap pihak bisa dipenuhi dengan baik.

Harmoni sosial juga bisa dikatakan sebagai kondisi masyarakat ketika saling bersatu dan bekerja sama.

Masyarakat yang telah menjalin harmoni sosial lebih memudahkan dalam penyelesaikan konflik sosial yang terjadi. Ada banyak aspek yang membentuk harmoni sosial, mulai dari seimbang, beriringan, hingga berkelanjutan.

 

Prinsip Harmoni Sosial

Dalam harmoni sosial, terdapat berbagai prinsip yang digunakan, yaitu:

1. Inklusi Sosial

Inklusi sosial menjadi alternatif dalam membangun kesetaraan sosial dalam lingkungan masyarakat. PBB mengatakan bahwa inklusi sosial merupakan visi masyarakat untuk semua, yaitu ketika tiap individu mempunyai hak dan tanggung jawab di masyarakat.

 

Inklusi sosial kerap mengedepankan pemerataan sumber daya masyarakat dengan tidak melihat perbedaan. Dengan kata lain, inklusi sosial merupakan upaya menciptakan kesadaran masyarakat untuk menghormati hak orang lain.

 

2. Kohesi Sosial

Prinsip harmoni sosial berikutnya, yaitu kohesi sosial. Kohesi sosial dapat terjadi akibat terjadinya inklusi dan integrasi sosial. Kohesi yang terjadi akan menimbulkan rasa percaya, menghargai, dan mempunyai hak bagi tiap individu.

3. Integrasi Sosial

Integrasi sosial adalah proses pembauran dari unsur-unsur yang menjadi satu kesatuan. Proses kesatuan tersebut digambarkan melalui berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dengan kata lain, integrasi sosial merupakan suatu proses.

Terbentuknya integrasi sosial dapat menjadi cara untuk mengatasi berbagai masalah sosial. Mulai dari kesenjangan sosial, primordialisme, eksklusivisme, diskriminasi, politik identitas, dan sebagainya.

 

Sumber : https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/pengertian-dan-prinsip-harmoni-sosial-yang-harus-dipahami-21xCBQ8fNGn/full

 

Komentar

Postingan Populer